Direct Station

Berkat kemutakhiran teknologi, mobil kini dilengkapi dengan Air Conditioner (AC). Penggunaan fitur mobil ini pun berpengaruh pada kenyamanan perjalanan, terutama bersama mobil pribadi. Untuk menjamin kualitasnya, penting untuk mengenali komponen dan perawatan AC mobil.

Kualitas kerja AC yang baik tak lepas dari perawatan komponen AC secara keseluruhan. Setiap komponen memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda. AC yang tak dirawat dengan baik rentan mengalami kerusakan, misalnya kualitas udara yang tidak dingin, timbul bau maupun suara berisik saat dinyalakan, hembusan angin kurang kencang, dan lainnya.  

Agar AC lebih awet dan terhindar dari kerusakan, berikut deretan 11 komponen dan perawatan AC mobil yang penting diketahui.

1. Komponen AC Mobil

Setidaknya ada 11 komponen AC mobil yang saling berhubungan guna membuat kabin menjadi sejuk hingga dingin. Berikut daftarnya. 

  1. Freon: Zat cairan yang berubah menjadi gas saat ditekan oleh kompresor.
  2. Kompresor: Bekerja secara otomatis sesuai dengan sensor untuk memompa freon agar bisa bersirkulasi ke seluruh komponen AC yang ada di mobil.
  3. Selang AC: Selang berwarna hitam kecil dan tahan bocor yang AC mengalirkan freon dengan tekanan yang rendah.
  4. Selang Low Pressure: Mengirimkan freon bertekanan rendah dari evaporator untuk kembali ke kompresor.
  5. Selang High Pressure: Selang berdiameter lebih kecil untuk mengirimkan freon cair dengan tekanan yang sangat tinggi.
  6. Kondensor: Melepaskan panas dari dalam freon ke udara bebas mirip sirip konduktor layaknya radiator mobil.
  7. Cooling Fan: Mendinginkan radiator dan mendinginkan kondensor yang ada di dekat radiator sehingga suhu freon di dalam kondensor menjadi lebih dingin.
  8. Tabung Dryer: Mengeringkan cairan freon dari uap air seperti filter udara.
  9. Katup Ekspansi: Mengubah freon yang cair menjadi gas untuk disemburkan ke dalam kabin.
  10. Evaporator: Mendinginkan udara yang akan didistribusikan ke dalam kabin.
  11. Blower: Menghembuskan udara dingin agar melewati evaporator atau kisi-kisi AC.

2. Perawatan AC Mobil

Source : https://www.freepik.com/free-photo/hand-with-microfiber-cloth-cleaning-car_20987955.htm#page=2&query=air%20conditioner%20freon%20car&position=5&from_view=search&track=ais

Komponen AC mobil ini perlu dirawat dengan baik agar tahan lama dan tetap fungsional. Dengan begitu, udara yang dihembuskan tetap dingin. Mudah dilakukan, berikut perawatan AC mobil yang bisa kamu terapkan secara rutin.

1. Mematikan AC dengan Benar

Salah satu penyebab kerusakan AC mobil adalah mematikan mesin ketika AC masih menyala. Pasalnya, hal ini secara mendadak menghentikan kerja kompresor. Bila dijadikan kebiasaan, tak menutup kemungkinan komponen AC mobil, yaitu kompresor dan alternator rentan rusak.

Karenanya, sebaiknya matikan AC mobil terlebih dulu, kemudian beri jeda sekitar 1 menit sebelum mematikan mesin. Begitupun sebaliknya saat menyalakan mesin, hindari langsung menyalakan AC guna mengurangi beban kerja mesin dan alternator.

2. Menyalakan AC dengan Tepat

Selain tidak mematikan AC dengan benar, faktor pemicu kerusakan pada AC mobil adalah menghidupkan AC pada fan tertinggi saat mobil diparkir di bawah terik matahari langsung.

Kesalahan yang kerap ditemui saat menyalakan AC mobil adalah langsung memposisikan AC pada fan tertinggi ketika mobil diparkir di bawah terik matahari. Padahal, suhu kabin yang sangat panas menyebabkan AC mobil bekerja ekstra untuk mendinginkan kabin. Karenanya, usahakan untuk membuang udara panas di dalam kabin dengan membuka seluruh kaca dan posisi kan knop AC maksimal di angka 2.

3. Rutin Mengecek dan Membersihkan AC

Cara perawatan AC mobil agar komponennya tetap terjaga adalah dengan rutin mengecek dan membersihkan AC. Pengecekan komponen AC dianjurkan dilakukan setidaknya 1 tahun sekali, terlebih bila usia mobil memakan lebih dari 5 tahun.

Selain itu, beberapa komponen AC mobil perlu dibersihkan secara berkala, misalnya filter AC, freon, dan kondensor. Pembersihan kondensor berguna untuk menyingkirkan debu atau kotoran yang menempel.

4. Tidak Merokok di dalam Mobil

Tak sedikit yang memiliki kebiasaan merokok dengan membuka kaca dalam kondisi AC menyala. Bila dilakukan dalam jangka waktu lama, kebiasaan buruk ini mampu memicu kerusakan pada sejumlah komponen AC mobil.

Sebagai contoh kompresor, yang harus bekerja keras mendinginkan suhu di dalam kabin. Tak hanya itu, filter AC mudah kotor karena asap rokok yang terjebak bersama debu dari luar mobil di dalam kabin. Imbasnya, kabin menjadi bau dan udara yang dihasilkan AC kurang dingin karena karena proses pendinginan tidak berjalan maksimal.

Itulah 11 komponen dan perawatan AC mobil yang dianjurkan. AC yang bekerja dengan baik tak hanya mendukung kenyamanan saat berkendara tapi juga mengurangi tambahan biaya pengeluaran untuk perbaikan, yang tentunya tak murah.

Mencari perawatan AC mobil berkualitas terbilang gampang-gampang susah. Terlebih tak sedikit bengkel mobil yang mematok harga tinggi dengan layanan biasa saja dan hasil sementara. Untungnya, Direct Station dengan layanan Light Service, Heavy Service, dan Flushing yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Segera jadwalkan kunjungan service mobilmu bersama kami.

Post Views: 0